CIAMIS,Kondusif.com,- Alun-alun Kabupaten Ciamis dipadati puluhan ribu santri dan masyarakat saat Tabligh Akbar Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Jumat (23/10/2026) malam. Kehadiran dua dai nasional, Prof. KH Abdul Somad atau UAS dan Dr. KH Das’ad Latif, menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.
Jamaah dari berbagai wilayah berdatangan untuk mengikuti tausiyah sekaligus memperingati Hari Santri Nasional.
Kegiatan ini juga mempertemukan ulama, pengasuh pondok pesantren, santri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu agenda keagamaan di Tatar Galuh.
Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menghadiri acara tersebut.
Hadir pula Ketua DPRD Ciamis H. Nanang Permana, Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, Dandim 0613/Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Andang Firman.
Selain itu, Staf Khusus Pangkostrad Brigjen TNI Bayu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, para ulama.
Pimpinan pondok pesantren, ustaz dan ustazah, serta jajaran kepala perangkat daerah juga menghadiri kegiatan tersebut.
Panitia menyelenggarakan Tabligh Akbar HSN 2026 melalui Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP).
Mereka menggelar kegiatan ini untuk mempererat hubungan antarpesantren sekaligus memperkuat silaturahmi antara ulama, santri, pemerintah, dan masyarakat.
Bupati Herdiat Sebut Kehadiran UAS dan Das’ad Latif Momen Langka
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyambut kehadiran UAS dan Das’ad Latif di Kabupaten Ciamis.
Ia menyebut kesempatan menghadirkan dua dai nasional dalam satu panggung sebagai momen istimewa bagi masyarakat Tatar Galuh.
Herdiat pun mengajak jamaah memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyimak tausiyah kedua penceramah secara sungguh-sungguh.
“Warga masyarakat Tatar Galuh Kabupaten Ciamis, ini kesempatan yang sangat langka. Dua ustaz nasional malam hari ini bersama kita dalam satu panggung, duet yang luar biasa. Wilujeng sumping di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis yang kita cintai,” ujar Herdiat dalam sambutannya.
Ia berharap tausiyah yang disampaikan UAS dan Das’ad Latif dapat menambah wawasan keagamaan masyarakat.
Selain itu, Herdiat ingin jamaah menerapkan pesan-pesan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.














