banner 720x220
News  

HUT ke-81 RI, Herdiat: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat membaca amanat sebagai inspektur upacara di peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 81. (Dok, foto. Istimewa)
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat membaca amanat sebagai inspektur upacara di peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 81. (Dok, foto. Istimewa)

CIAMIS,Kondusif.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Lokasana, Ciamis, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar membacakan teks Pancasila.

Selanjutnya, Dandim 0613 Ciamis Letkol Inf. Antonius Ari Widiono membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Adapun Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan.

Dalam amanatnya, Herdiat tidak sekadar mengajak peserta mengenang perjuangan para pahlawan.

Ia juga menyinggung tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah keterbatasan fiskal.

Menurut Herdiat, kondisi anggaran saat ini berpengaruh terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Ciamis.

“Kita juga masih dihadapkan dengan kondisi keterbatasan fiskal atau anggaran yang sangat berpengaruh pada pelaksanaan pembangunan,” kata Herdiat.

Karena itu, pemerintah daerah, kata dia, perlu bekerja lebih keras untuk menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Upaya tersebut harus dilakukan secara cermat sehingga tidak justru menambah beban masyarakat.

Herdiat menilai peningkatan PAD menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah ruang fiskal yang terbatas.

Namun, persoalan anggaran bukan satu-satunya tantangan.

Pemerintah juga harus menghadapi berbagai kondisi bencana yang berpotensi mengganggu kehidupan masyarakat.

Kemarau Panjang Jadi Perhatian

Herdiat mengatakan berbagai keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi kualitas pelayanan publik.

Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong seluruh aparatur dan pemangku kepentingan untuk bekerja lebih keras.

“Berbagai kondisi bencana dan keterbatasan tersebut jangan menjadikan halangan bagi kita untuk selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tengah peringatan kemerdekaan, Herdiat kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat persatuan.

Ia mengingatkan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan tidak harus dilakukan melalui medan perang.

Kini, masyarakat memiliki tugas masing-masing untuk membangun daerah sesuai bidang dan kemampuannya.

Karena itu, ia meminta seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Ciamis memperkuat sinergi.

Kerja bersama, menurut Herdiat, menjadi modal penting untuk meningkatkan pembangunan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita tingkatkan sinergitas dan kerja keras kita semua dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan yang optimal kepada seluruh masyarakat di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis yang kita cintai,” katanya.

Ia berharap kerja bersama tersebut dapat mendorong terwujudnya Ciamis yang maju dan berkelanjutan.

Selain persoalan fiskal, Herdiat juga menyoroti kondisi musim kemarau yang melanda berbagai wilayah Indonesia.

Kekeringan dan keterbatasan air bersih menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi ketika bencana maupun kondisi alam mengganggu kehidupan sehari-hari.

Memaknai Tema “Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Dalam amanatnya, Herdiat turut menyampaikan tema nasional HUT ke-81 RI 2026, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Ia mengatakan tema tersebut tidak seharusnya berhenti sebagai slogan dalam perayaan kemerdekaan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *