banner 720x220
News  

KRYD Malam Minggu di Garut, Polisi Sita 1.000 Pil Diduga Tramadol dan 28 Botol Miras

GARUT,Kondusif.com,- Malam Minggu di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berlangsung relatif kondusif. Namun, di balik aktivitas warga yang meningkat, polisi tetap menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan.

Polres Garut bersama jajaran Polsek, TNI, Brimob, pemerintah daerah, dan unsur terkait menggelar Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Sebanyak 438 personel diterjunkan untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Patroli menyasar sejumlah kawasan, mulai dari lokasi rawan kriminalitas, kantor pemerintahan, objek wisata, hingga jalur yang kerap digunakan untuk balap liar dan aktivitas kelompok bermotor.

Polisi juga menggelar Blue Light Patrol. Lampu biru kendaraan patroli menyala di sejumlah ruas jalan sebagai penanda kehadiran aparat sekaligus upaya mencegah kejahatan jalanan, geng motor, balap liar, dan premanisme.

Tak sekadar berkeliling, petugas menerapkan pola patroli Park, Walk and Talk.

Mereka berhenti di sejumlah titik, turun dari kendaraan, lalu berinteraksi langsung dengan warga.

Melalui pendekatan tersebut, polisi mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tindak pidana C3, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Petugas juga meminta warga melaporkan jika menemukan peredaran minuman keras maupun obat-obatan terlarang.

Polisi Sita Ribuan Pil dan Puluhan Miras

Dari rangkaian kegiatan tersebut, polisi tidak hanya memberikan imbauan. Petugas juga melakukan penindakan.

Polisi mengamankan 1.000 butir pil yang diduga merupakan obat jenis tramadol.

Selain itu, sebanyak 28 botol minuman keras berbagai jenis turut disita.

Penindakan juga menyasar kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Sebanyak 49 knalpot bising atau tidak standar diamankan petugas.

Sementara itu, dalam penanganan aksi premanisme, polisi mengamankan delapan orang.

Mereka kemudian didata dan mendapatkan pembinaan dari jajaran Polsek.

Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra menginstruksikan jajarannya meningkatkan patroli, terutama pada akhir pekan.

Aktivitas masyarakat biasanya meningkat pada malam Minggu sehingga potensi gangguan keamanan juga perlu diantisipasi.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *