banner 720x220

Grandmaster Susanto Megaranto Sambangi Ciamis, Pecatur Lokal Antusias Jajal Kemampuan di Laga Simultan

Simultan dan Eksebisi Catur di Hotel Tyara Ciamis. (Dok, foto. Tim Kondusif.com)
Simultan dan Eksebisi Catur di Hotel Tyara Ciamis. (Dok, foto. Tim Kondusif.com)

Ciamis,Kondusif.com,- Dunia catur Kabupaten Ciamis mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Grandmaster (GM) Susanto Megaranto dan International Master (IM) Tirta Chandra hadir langsung menggelar Simultan dan Eksebisi Catur di Hotel Tyara Ciamis, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang digagas PERCASI Kabupaten Ciamis bersama Lapas Kelas IIB Ciamis itu langsung disambut antusias para pecatur lokal.

Mereka memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk menguji kemampuan sekaligus menyerap ilmu dari dua pecatur elite Indonesia.

Tak sekadar pertandingan persahabatan, kegiatan itu juga menjadi ruang edukasi sekaligus motivasi bagi para atlet muda agar mampu menembus level nasional hingga internasional.

Momen Bersejarah, Baru Pertama Kali Ciamis Datangkan Grandmaster

Ketua PERCASI Kabupaten Ciamis, Icang, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi sejarah baru karena baru kali ini Ciamis berhasil menghadirkan seorang Grandmaster dan International Master dalam satu agenda.

Menurutnya, selama ini para pecatur Ciamis hanya bisa menyaksikan permainan GM Susanto Megaranto melalui tayangan televisi, YouTube, maupun platform catur daring.

“Ini baru pertama kali Ciamis kedatangan Grandmaster dan International Master. Biasanya kami hanya melihat beliau bermain di YouTube atau televisi, sekarang bisa bertemu bahkan bermain langsung,” ujar Icang.

Ia mengaku sudah lama mengidolakan GM Susanto Megaranto.

Bahkan, ia pernah meminta foto bersama saat bertemu dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda).

“Beliau berdua memang idola saya. Saya bukan atlet, hanya penggemar catur. Karena itu kesempatan seperti ini sangat luar biasa,” katanya.

Peminat Membludak, Peserta Diminta Catat Langkah Grandmaster

Icang mengungkapkan, jumlah pendaftar sebenarnya jauh lebih banyak dibanding peserta yang hadir.

Namun, karena kegiatan berlangsung pada hari kerja, sebagian peserta terpaksa membatalkan keikutsertaannya.

Meski begitu, lebih dari 20 pecatur tetap mengikuti pertandingan simultan sejak pagi dengan penuh semangat.

Icang pun mengingatkan peserta agar tidak hanya fokus bermain, tetapi juga menjadikan pertandingan sebagai bahan belajar.

Ia bahkan menyarankan setiap peserta mencatat notasi pertandingan agar bisa dipelajari kembali setelah pulang.

“Kesempatan seperti ini sangat langka. Catat langkah-langkahnya, pelajari lagi di rumah. Cari tahu di mana kekurangan kita dan bagaimana ide permainan Grandmaster,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman menghadapi Grandmaster secara langsung jauh lebih berharga dibanding sekadar menyaksikan pertandingan melalui layar.

Kalapas: Jangan Sampai Berhenti di Sini

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk mendorong perkembangan olahraga catur di Kabupaten Ciamis sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Ciamis.

Awalnya, pertandingan direncanakan berlangsung di lingkungan Lapas Ciamis. Namun karena berbagai pertimbangan teknis, panitia akhirnya memindahkan lokasi ke Hotel Tyara.

Dalam sambutannya, Supriyanto sempat mencairkan suasana dengan candaan yang langsung mengundang gelak tawa peserta.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *