CIAMIS,Kondusif.com,- Di tengah upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengambil sikap tegas terkait kelestarian lingkungan. Ia berkomitmen penuh untuk tidak merusak alam demi mengejar keuntungan finansial semata.
Pernyataan ini ditegaskan Herdiat saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ratusan pejabat serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di Gedung KH Irfan Hielmy, Komplek Islamic Centre Kabupaten Ciamis, Selasa (26/5/2026).
Herdiat blak-blakan mengakui bahwa PAD Kabupaten Ciamis saat ini masih tergolong kecil.
Terlebih lagi, kondisi keuangan daerah sedang diuji akibat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun, keterbatasan anggaran tersebut tidak membuat pemerintah daerah gelap mata untuk mengeksploitasi alam secara ugal-ugalan.
”PAD kita memang kecil. Pendapatan Asli Daerah kita kecil. Tapi, sekalipun kita punya potensi luar biasa untuk mendongkrak pendapatan daerah seperti tambang dan minyak, itu tidak untuk dirusak. Alamnya harus betul-betul terawat, terjaga, dan terlindungi,” ujar Herdiat di hadapan ratusan aparatur sipil yang hadir.
Selamatkan Kawasan Karst Pamarican-Banjarsari
Herdiat mengungkapkan, Kabupaten Ciamis sebenarnya menyimpan kekayaan alam yang melimpah, termasuk potensi tambang kalsit untuk bahan baku semen di kawasan Kecamatan Pamarican dan Banjarsari.
Kendati bernilai ekonomi tinggi, ia memilih membatasi eksploitasi di wilayah tersebut demi melindungi ekosistem air bawah tanah.
”Kita punya tambang yang luar biasa di kawasan Pamarican dan Banjarsari untuk pembuatan bahan semen atau kalsit. Tapi harus kita sadari, di bawah potensi tambang tersebut ada kawasan karst, kawasan sumber air yang harus kita lindungi untuk anak cucu kita,” tegasnya.














