banner 720x220

Tegas! Dewan Pers Desak Pemerintah Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

(Foto: Dewan Pers)
(Foto: Dewan Pers)

Jakarta,Kondusif.com,– Dewan Pers secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas merespons insiden pencegatan dan penangkapan rombongan kemanusiaan Global Sumud Flotila 2.0 oleh Angkatan Laut Israel. Dalam insiden tersebut, sejumlah jurnalis asal Indonesia turut diamankan oleh militer Israel.

​Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyatakan pihaknya mengecam keras tindakan militer Israel yang menyasar kru kapal serta awak sipil di perairan internasional.

​”Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya di perairan internasional saat dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina,” tulis Dewan Pers dalam pernyataan resmi bernomor 05/P-DP/V/2026 yang dirilis Selasa (19/5/2026).

​Kronologi Kejadian

​Berdasarkan data yang dihimpun, rombongan Global Sumud Flotila 2.0 bertolak dari Kota Marmaris, Turki, pada Kamis (14/5/2026).

Armada ini membawa misi kemanusiaan berupa bantuan makanan dan obat-obatan untuk masyarakat Gaza.

​Terdapat 54 kapal dari 70 negara yang tergabung dalam misi tersebut.

Di antara para relawan, terdapat sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

​Mirisnya, tiga di antaranya adalah jurnalis yang sedang bertugas meliput misi kemanusiaan tersebut, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, serta Andre Prasetyo dari Tempo TV.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *