Pangandaran,Kondusif.com,- SMP Negeri 2 Mangunjaya punya cara sendiri untuk merayakan hari jadinya yang ke-27 pada Kamis, 7 Mei 2026. Alih-alih sekadar seremoni potong tumpeng, sekolah ini menyulap lapangan mereka menjadi panggung kreativitas bertajuk “Mengukir Prestasi, Melestarikan Budaya, dan Membangun Generasi Hebat.”
Ketua Pelaksana Kegiatan, Budi Dian Wardaya, menegaskan bahwa acara ini merupakan wadah nyata bagi siswa untuk keluar dari rutinitas kelas dan mengeksplorasi potensi diri.
Menurutnya, inovasi di bidang seni dan budaya adalah harga mati dalam membentuk identitas siswa.
”Kami ingin Dies Natalis ini menjadi pemantik prestasi gemilang, bukan hanya di level lokal, tapi hingga ke kancah internasional,” ujar Budi di sela-sela kemeriahan acara.
Benteng Budaya di Tanah Pangandaran
Sadar akan akar budaya Pangandaran yang kuat, SMPN 2 Mangunjaya menjadikan seni tradisi sebagai bintang utama.
Gemulai Tari Jaipong dan berbagai kesenian daerah sengaja ditampilkan untuk memperkenalkan kekayaan lokal kepada masyarakat sekitar.
Bagi Budi, melestarikan budaya adalah bagian dari pembentukan karakter. Hal ini sejalan dengan visi “Astacita” Presiden dalam menyongsong Generasi Emas.
”Pendidikan karakter harus dibentuk sedini mungkin. Kami ingin melahirkan putra-putri yang hebat dengan karakter yang kuat, sesuai dengan arah pendidikan nasional kita,” tambahnya.
Strategi “Promosi” Lewat Kompetisi
Menariknya, kemeriahan ini juga dimanfaatkan sekolah sebagai ajang promosi yang efektif.














