CIAMIS,Kondusif.com,– Edukasi Budaya Generasi Muda Ciamis,– Ancaman hilangnya jati diri kedaerahan membayangi masa depan Tatar Galuh jika generasi muda gagal memahami warisan leluhurnya.
Merespons kekhawatiran tersebut, Sawala Ageung Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis (DKKC) di Karangkamulyan secara khusus merumuskan strategi besar.
Tujuannya ntuk “membumikan” kembali budaya kepada anak cucu di Ciamis.
Ketua DKKC Ciamis, Iyat Rospia Brata, mengingatkan bahwa budaya tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial.
Ia mendorong setiap orang tua di Ciamis untuk menanamkan poin-poin budaya dan sejarah sejak dini agar identitas lokal tidak luntur dari denyut nadi generasi penerus.
”Kita adalah bangsa yang besar. Selain mengingat sejarah, kita wajib melestarikan budaya agar tetap mengakar kuat dalam setiap insan di Tatar Galuh,” tegas Kang Iyat di hadapan para tokoh budaya dan pejabat pemerintahan.
Bukan Sekadar Situs, Tapi Perilaku
Sejalan dengan hal itu, Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiana, memaparkan bahwa melestarikan budaya bukan hanya soal menjaga situs atau benda peninggalan.
Menurutnya, budaya mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari cara berpakaian.
Kemudian, tradisi gotong royong, hingga kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
Dian memperingatkan bahwa tanpa edukasi yang tepat, warisan luar biasa dari para leluhur bisa lenyap begitu saja.














