Bandung, Kondusif.com – Polda Jawa Barat menerima audiensi dari Perum Perhutani dalam rangka memperkuat sinergi pelestarian hutan, penegakan hukum, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan. Audiensi ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor antara Polri dan Perhutani, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Courtesy Call Kapolda Jawa Barat dan diterima langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan. Turut hadir Kabid Humas Polda Jabar, Karo SDM Polda Jabar, Kabid Propam, Dir Intelkam Polda Jabar, serta jajaran dari Perhutani. Audiensi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kebijakan kehutanan yang berkelanjutan, tertib hukum, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Perhutani menyampaikan permohonan dukungan Polda Jabar terkait program renovasi dan rehabilitasi kawasan hutan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kerusakan hutan, serta memulihkan ekosistem melalui kegiatan penanaman pohon secara berkelanjutan.
Perhutani juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat atas ketegasan penegakan hukum terhadap pelaku pembabatan hutan ilegal. Salah satu kasus pada tahun 2024 disebut telah diproses hingga vonis lima tahun penjara, yang dinilai memberikan efek jera bagi para perusak hutan.
“Penegakan hukum yang tegas ini sangat kami apresiasi karena memberikan dampak nyata dalam upaya perlindungan hutan,” ungkap perwakilan Perhutani.
Selain itu, Perhutani memaparkan rencana program penanaman kopi yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di wilayah Malangbong. Program tersebut diarahkan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan.
Perhutani juga menegaskan bahwa setiap kebijakan pengelolaan hutan perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan Polri. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi persoalan hukum maupun dampak sosial di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara Perhutani dan Polri, terutama sejak tahap perencanaan kebijakan.














