banner 720x220
News  

Kompos PLN Jadi Modal Ciamis Menuju Kabupaten Organik 2026

Ciamis,Kondusif.com,- Upaya Ciamis menjadi Kabupaten Organik pada 2026 mendapat dorongan baru dari program pengolahan sampah dedaunan dan kotoran hewan menjadi kompos yang dihadirkan PLN UIT Jawa Bagian Tengah di Kampung Adat Kuta.

Program ini bukan sekadar bantuan lingkungan biasa, tetapi penggerak perubahan yang langsung menyentuh masalah pupuk dan kualitas tanah yang selama ini menjadi keluhan petani.

Selama bertahun-tahun, masyarakat di sekitar Kampung Adat Kuta bergantung pada pupuk kimia yang harganya tidak stabil dan ketersediannya kerap menipis saat musim tanam.

Masalah itu kini ditangani melalui pendekatan yang lebih berkelanjutan.

Program TJSL PLN menghadirkan sistem pengolahan kompos yang mengandalkan sumber-sumber alami.

Seperti daun kering dan kotoran hewan yang selama ini hanya terbuang.

Selaras Dengan Arah Pembangunan Ciamis

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut program kompos ini selaras dengan arah besar pembangunan daerah.

“Agenda Kabupaten Organik bukan hanya slogan. Kita ingin tanah Ciamis kembali sehat dan masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Program kompos dari PLN ini ikut mempercepat langkah kita ke sana,” tegasnya saat menghadiri peluncuran program, Rabu (26/11/2025).

Alih-alih menjadi kegiatan seremoni, inisiatif kompos PLN memberi manfaat langsung.

Warga bisa mengolah dedaunan yang sebelumnya dianggap beban menjadi pupuk organik untuk kebun dan pertanian.

Sistem ini juga cocok dengan pola hidup masyarakat adat yang mengedepankan keseimbangan alam dan menolak praktik merusak lingkungan.

Manager UPT PLN Cirebon, Andi Setiawan menegaskan kompos ini bukan proyek jangka pendek.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *