Ia sengaja hadir langsung untuk mendampingi buah hatinya yang turun di kategori TGR (Tunggal, Ganda, Regu).
”Anak saya ikut kategori TGR. Saya datang ke sini sengaja untuk mendampingi dan memberi dukungan langsung agar dia lebih percaya diri,” kata Desy.
Bagi Desy, menang atau kalah bukanlah urusan utama.
Ia memandang turnamen ini sebagai sekolah mental bagi anaknya untuk belajar arti kompetisi yang sesungguhnya.
Jalur Prestasi Menuju O2SN
Menariknya, salah satu peserta didik yang menonjol adalah siswi kelas 5 SDN 1 Karangpaningal, Jasmine.
Meskipun ini merupakan pengalaman perdananya di level SEC, Jasmine sukses menembus babak final.
”Kebetulan Jasmine masuk final. Saya bilang ke dia, kamu bisa bersaing meski ini kali pertama. Turnamen ini bukan cuma soal menang, tapi tempat belajar dari pengalaman,” ujar Desy bangga.
Prestasi di ajang SEC ini juga menjadi batu loncatan bagi para atlet pelajar untuk mengincar jalur prestasi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Khusus bagi Jasmine, ajang ini menjadi pemanasan sebelum ia kembali bertarung di kejuaraan O2SN tingkat Kabupaten Ciamis pada 5 Mei mendatang.














