banner 720x220

Spirit “Lilahi Ta’ ala”: Gerakan Akar Rumput dan Peran Wanita Jaga Marwah Galuh

Menurutnya, sebuah gerakan kebudayaan yang ideal harus memenuhi empat syarat: dilakukan oleh banyak orang, di berbagai tempat, berlangsung secara kontinu, dan timbul atas inisiatif sendiri.

​”Alhamdulillah, para budayawan kita menyampaikan bahwa gerakan ini didasari semangat Lilahi Ta’ala. Tugas pemerintah sekarang adalah menyinergikan semangat tersebut dengan kebijakan yang mendukung,” ungkap Dian.

​Dukungan pemerintah tersebut nantinya akan diwujudkan melalui penjabaran Peraturan Daerah (Perda) ke dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang lebih teknis.

Dengan adanya payung hukum, gerakan swadaya masyarakat ini diharapkan memiliki kekuatan lebih besar.

Untuk mengawal pembangunan Ciamis yang tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

​Melalui kolaborasi antara semangat tulus masyarakat dan kebijakan strategis pemerintah.

Ciamis juga sedang membangun model pelestarian budaya yang inklusif.

Di mana setiap elemen masyarakat terutama kaum wanita dan komunitas akar rumput menjadi aktor utamanya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *