Edukasi Profesi: Menjelaskan peran polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Tur Markas: Mengenalkan fungsi ruang pelayanan dan peralatan tugas.
Interaksi Humanis: Membangun kedekatan emosional agar anak-anak merasa nyaman dan aman.
”Target kami adalah menanamkan nilai keberanian dan disiplin. Kami ingin mereka melihat polisi sebagai sosok yang siap membantu kapan saja,” tambah Priyo.
Sejalan dengan visi Polri yang humanis, kegiatan ini terbukti efektif mengubah sudut pandang anak-anak.
Jika biasanya mereka bersembunyi saat melihat polisi, kini mereka justru berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mampu memupuk rasa cinta tanah air serta memotivasi anak-anak dalam meraih cita-cita mereka di masa depan.
Melalui kolaborasi antara instansi pendidikan dan kepolisian seperti ini, hubungan positif antara Polri dan masyarakat pun diyakini akan semakin solid.














