Umpan cut back berhasil dikirimkan ke area pertahanan PSMS, tetapi Ezechiel kembali gagal memanfaatkannya.
Dua menit berselang, PSMS memperoleh peluang emas melalui Zaki Alim.
Dia menerima umpan terobosan dan berhadapan langsung dengan penjaga gawang PSGC. Namun, penyelesaiannya berhasil diblok kiper.
Setelah itu, PSGC berusaha mengambil alih permainan.
Mereka terus menekan dan mencoba membongkar pertahanan PSMS melalui berbagai variasi serangan.
Pada menit ke-63, PSGC kembali melakukan pergantian pemain. Ganjar Kurniawan ditarik keluar dan digantikan Akmal Juanda.
Akmal langsung memberikan ancaman. Pada menit ke-68, dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Namun, bola masih melambung di atas mistar.
PSGC terus mencari celah melalui sektor sayap maupun tengah. Akan tetapi, rapatnya pertahanan PSMS membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Pada menit ke-75, umpan silang dari sisi kanan berhasil disambut Ezechiel melalui sundulan. Namun, arah dan kekuatan bola masih mudah diamankan penjaga gawang PSMS.
Penalti Ezechiel Belum Selamatkan PSGC
PSMS juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik.
Pada menit ke-77, mereka mendapatkan peluang setelah membangun serangan cepat.
Phillerson gagal memaksimalkan umpan cut back yang diterimanya.
Tiga menit kemudian, PSGC kembali melakukan pergantian pemain. Darrel Nathan Ang ditarik keluar dan digantikan Kaka Redha Depriadi.
Meski demikian, Phillerson masih menjadi ancaman bagi pertahanan PSGC.
Pada menit ke-82, dia melakukan akselerasi dari sisi kiri dan melepaskan tembakan yang melintas tipis di sisi gawang.
PSGC kembali memperoleh peluang melalui tendangan sudut pada menit ke-84.
Yandi Sofyan mencoba menyambut bola dengan sundulan, tetapi arah bola masih melambung di atas mistar.
Memasuki menit ke-88, Kaka Redha melakukan tusukan dari sisi kiri dan mengirimkan umpan kepada Ezechiel.
Namun, sundulan striker PSGC tersebut masih terlalu lemah untuk menyulitkan penjaga gawang PSMS.
Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit pada babak kedua.
PSGC belum menyerah dan terus mencari gol untuk memperkecil ketertinggalan.
Pada menit ke-90+2, Akmal Juanda mendapatkan peluang emas melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.
Namun, penjaga gawang PSMS masih mampu mengamankan bola.
Drama terjadi setelah PSGC mendapatkan sepak pojok. Dalam situasi kemelut di depan gawang, wasit melakukan pengecekan VAR sebelum akhirnya menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti kepada PSGC.
Ezechiel Ndouasel yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya gagal diantisipasi penjaga gawang PSMS dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Gol tersebut membangkitkan harapan PSGC untuk menyamakan kedudukan pada sisa waktu pertandingan.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
PSMS Medan pun membawa pulang tiga poin dari Stadion Galuh Ciamis setelah mempertahankan keunggulan 2-1.
Berdasarkan pengumuman panitia pelaksana, pertandingan tersebut disaksikan sebanyak 8.171 penonton.
Kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi PSGC yang kini telah melewati empat pertandingan terakhir tanpa kemenangan.
Sementara itu, PSMS berhasil membawa pulang poin penuh dari kandang Laskar Singacala.















Respon (2)