Rivalitas di Lapangan, Persaudaraan di Luar Lapangan
Kolaborasi PSGC dan Persikotas juga membawa pesan bagi para pendukung kedua klub.

PSGC dengan identitas Laskar Singacala dan Persikotas dengan Laskar Wiradadaha memiliki basis suporter masing-masing. Namun, kerja sama kedua klub diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat sportivitas dan persaudaraan.
Rivalitas dalam pertandingan tetap menjadi bagian dari dinamika sepak bola. Namun, rivalitas tersebut diharapkan tidak berkembang menjadi gesekan yang merusak.
Karena itu, edukasi suporter dan kampanye perdamaian menjadi salah satu bagian penting dalam membangun atmosfer sepak bola yang sehat.
Dari Stadion Galuh Menuju Ekosistem Sepak Bola
Kerja sama kedua klub juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas dan pemusatan latihan secara lebih optimal.
Agenda pertandingan uji coba dan turnamen pramusim dapat dikembangkan sebagai sarana evaluasi tim sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
Di sisi lain, peluang kemitraan komersial, sponsorship, media, merchandising dan industri olahraga juga dapat dikembangkan secara bersama untuk memperkuat kemandirian klub.
Ecep melihat keberadaan PSGC di Liga 2 dan Persikotas di Liga 3 sebagai modal penting bagi sepak bola Priangan Timur.
“Priangan Timur kini memiliki PSGC Ciamis di Liga 2 yang kita banggakan, serta Persikotas Tasikmalaya di Liga 3. Kedua tim ini siap menjadi motor penggerak utama sepak bola di Priangan Timur,” ujarnya.
Sementara bagi Herdiat, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa batas administratif antara Ciamis dan Kota Tasikmalaya tidak harus menjadi sekat dalam membangun kemajuan olahraga.
Stadion Galuh kini tidak hanya menjadi kandang PSGC, tetapi juga menjadi ruang bagi Persikotas untuk menjalani kompetisi nasional. Dari titik tersebut, dua klub bertetangga di Priangan Timur mencoba membangun kekuatan bersama.
Pada akhirnya, kerja sama PSGC dan Persikotas membawa pesan sederhana: rivalitas boleh terjadi selama 90 menit di lapangan, tetapi kemajuan sepak bola Priangan Timur membutuhkan kolaborasi yang lebih panjang di luar lapangan.(Red)***














