CIAMIS, Kondusif.com – Ribuan suporter memadati Stadion Galuh Ciamis saat PSGC Ciamis menjamu Sumsel United FC dalam lanjutan Pegadaian Liga 2 Championship 2026/2027, Sabtu (19/9/2026).
Di tengah tingginya antusiasme penonton, Polres Ciamis bersama unsur gabungan memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib dan kondusif hingga peluit akhir.
Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan melibatkan 389 personel Polres Ciamis, diperkuat 30 personel Sat Brimobda Yon D, 30 personel TNI, 15 personel Satpol PP, 60 personel Dishub, 10 personel Damkar, 28 tenaga medis serta 45 steward.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. hadir langsung memimpin pengamanan. Personel ditempatkan di sejumlah titik, baik di dalam maupun sekitar stadion, untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memberikan pelayanan kepada penonton dan suporter.
Pertandingan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 18.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 6.000 penonton. Sejumlah kelompok suporter, di antaranya Viking Galuh, Balad Galuh dan Galuh Curva Sud (GCS), turut memberikan dukungan kepada PSGC.
Kehadiran aparat tidak hanya diarahkan untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengatur pergerakan massa, arus lalu lintas dan aktivitas penonton agar pertandingan dapat dinikmati dengan nyaman.

Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif Usai Liga 2 Pegadaian Championsip 2026/2027 PSGC Ciamis vs Sumsel Unitide
Kapolres Ciamis mengatakan, pengamanan pertandingan sepak bola merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pengamanan kami lakukan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan unsur gabungan. Kami mengajak seluruh supporter dan penonton untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menjunjung sportivitas serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Eko.
Menurutnya, pertandingan sepak bola seharusnya dapat menjadi ruang hiburan sekaligus kebersamaan masyarakat. Karena itu, sportivitas dan kesadaran menjaga ketertiban menjadi bagian penting agar atmosfer pertandingan tetap positif.
“Mari kita tunjukkan bahwa pertandingan sepak bola dapat menjadi sarana hiburan dan kebersamaan yang berlangsung aman serta tertib,” katanya.














