CIAMIS,Kondusif.com,- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto meminta jajarannya menyesuaikan cara kerja dengan perkembangan persoalan di masyarakat.
Ia menekankan empat prinsip kerja, yakni adaptif, responsif, kolaboratif dan mampu memberikan solusi nyata.
Pipit menyampaikan arahan tersebut saat mengunjungi Mapolres Ciamis, Kamis, 17 September 2026.
Dalam kunjungan itu, ia juga berdiskusi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur legislatif mengenai sejumlah persoalan di wilayah Ciamis.
Menurut Pipit, kepolisian menghadapi tantangan yang beragam di Jawa Barat.
Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Ia menyebut persoalan ideologi, politik, sosial-ekonomi, sosial-budaya dan kamtibmas sebagai bagian dari dinamika yang perlu diperhatikan kepolisian.
“Dengan kompleksitas permasalahan yang ada di Jawa Barat, Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki jumlah penduduk terbesar di antara provinsi-provinsi lain,” kata Pipit saat diwawancarai di Mapolres Ciamis.
Karena itu, Pipit meminta anggota kepolisian tidak menggunakan pendekatan yang sama untuk setiap persoalan.
Jajaran di daerah perlu membaca perubahan situasi dan menyesuaikan respons berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Dari Respons hingga Solusi Nyata
Pipit mengatakan empat prinsip tersebut menjadi pedoman bagi jajaran Polda Jawa Barat dalam menjalankan tugas.
Polisi harus mampu beradaptasi ketika situasi berubah, merespons persoalan masyarakat, membangun kerja sama dengan berbagai pihak, serta menghadirkan solusi.
“Empat prinsip kerja kami untuk seluruh jajaran Polda Jawa Barat untuk senantiasa bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi, secara adaptif, bekerja secara adaptif, responsif, kolaboratif, tapi juga mampu memberikan solusi-solusi nyata,” ujar Pipit.
Ia mencontohkan persoalan kekeringan yang kini dihadapi sejumlah wilayah.
Ketika masyarakat membutuhkan air, kepolisian tidak cukup hanya mengetahui persoalan tersebut. Pipit meminta jajarannya merespons kebutuhan warga.
Ia bahkan meminta masyarakat yang kesulitan mendapatkan air menghubungi kepolisian.
Jajaran polisi kemudian diminta berupaya membantu sesuai kemampuan.














