Menurutnya, polisi ingin memastikan para buruh memiliki ruang yang nyaman dan aman untuk menyampaikan pendapat tanpa ada gangguan.
”Kehadiran kami untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan kondusif, sekaligus memberi ruang bagi kawan-kawan buruh menyampaikan aspirasi secara damai,” tambahnya.
Setelah tuntas menggelar orasi di Simpang Lima, massa kemudian bergeser menuju Lapang Setda Garut.
Di sana, para buruh langsung melaksanakan audiensi untuk menyampaikan poin-poin tuntutan mereka.
Pihak pemerintah daerah pun menyambut baik kedatangan mereka. Audiensi tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Dandim 0611 Garut, serta Kapolres Garut.
Sepanjang aksi berlangsung, suasana cair terus terjaga berkat pendekatan dialogis yang dilakukan aparat.
Alhasil, peringatan May Day di Kota Intan ini berakhir tertib tanpa ada insiden yang berarti. Para buruh pun membubarkan diri dengan teratur setelah aspirasi mereka diterima oleh jajaran Forkopimda.














