Meluapnya irigasi Depok diduga menjadi pemicu utama tanah menjadi jenuh air dan ambrol menimpa pemukiman di bawahnya.
Waspada Longsor Susulan
Tak sekadar mengandalkan tenaga, personel kepolisian bersama warga bahu-membahu menyingkirkan gundukan tanah yang menutup akses jalan lingkungan.
Langkah ini dilakukan agar mobilitas warga kembali normal dan beban psikologis korban terdampak bisa berkurang.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah melalui Iptu Zezen mengingatkan bahwa ancaman belum sepenuhnya usai.
Cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Ciamis menuntut kewaspadaan ekstra dari masyarakat.
”Kami terus melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi adanya longsor susulan. Kami imbau warga tetap waspada, terutama saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” tegasnya.
Kehadiran korps Bhayangkara di tengah kepungan lumpur ini pun menuai pujian dari warga Desa Sukamaju.
Gerak cepat Sat Samapta dinilai sangat membantu mempercepat proses pemulihan desa yang sempat lumpuh akibat material longsor.














