Tak tanggung-tanggung, sekitar 850 siswa siap bertarung memperebutkan gelar juara dalam 11 cabang mata lomba.
”Tahun ini ada tren positif, jumlah sekolah yang berpartisipasi meningkat, baik negeri maupun swasta. Saya berpesan kepada para kepala sekolah agar jangan hanya fokus pada hasil akhir. Hal terpenting adalah memberikan panggung bagi anak didik untuk berkompetisi di tingkat kabupaten,” tegas Miftah.
Ia juga berharap, ajang ini menjadi batu loncatan bagi para siswa untuk menembus kancah provinsi hingga level nasional.
Dukungan Penuh Disdikbud

Menutup rangkaian pembukaan, Kepala Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, memberikan apresiasi setinggi langit terhadap penyelenggaraan FLS3N kali ini.
Ia juga memastikan pemerintah daerah bakal terus mengawal kegiatan yang fokus pada pengembangan karakter dan potensi siswa.
”Kita harus memupuk potensi anak-anak sejak di bangku sekolah. Bakat mereka ini aset besar yang harus didorong oleh dinas pendidikan dan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Wandi.
Lebih lanjut, Wandi berharap lewat ajang seperti ini, identitas budaya dan geliat kesenian di Kabupaten Tasikmalaya tetap lestari dan semakin berkembang pesat.














