Penggunaan IKD diyakini bakal membuat kualitas data penerima manfaat jauh lebih valid dan terintegrasi.
”Melalui aktivasi IKD, data penerima akan lebih valid. Ini meminimalisir kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinsos Ciamis.
Tak hanya urusan bansos, Yayan juga mengajak seluruh warga Ciamis untuk segera beralih ke identitas digital.
Pasalnya, IKD ke depan akan menjadi “kunci sakti” untuk mengakses berbagai layanan publik.
”Ke depan, IKD akan nyambung ke layanan kesehatan, perbankan, hingga urusan publik lainnya. Jadi, yuk warga Ciamis segera aktivasi agar semua urusan jadi lebih simpel,” pungkasnya.
Melalui akselerasi ini, Pemkab Ciamis berharap pelayanan publik menjadi lebih modern dan transparan.
Targetnya jelas: pelayanan cepat, data akurat, dan masyarakat puas.














