Persiapan tersebut mencakup kondisi fisik, kesiapan mental, serta kemampuan akademis yang menjadi bagian penting dalam tahapan seleksi.
Ia juga meminta para guru pembina menjaga konsistensi dalam mendampingi peserta.
Pembinaan, menurut dia, perlu berlangsung secara berkelanjutan agar para siswa dapat mengembangkan kemampuan sekaligus memahami tanggung jawab sebagai anggota Paskibra.
Menyiapkan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Herdiat kemudian mengaitkan pembinaan Paskibra dengan kebutuhan menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Ia berharap para calon anggota tidak berhenti pada kemampuan mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi perubahan zaman.
Perkembangan teknologi yang semakin cepat, menurut dia, menuntut generasi muda untuk terus belajar dan beradaptasi.
Meski demikian, kemajuan tersebut harus tetap diimbangi dengan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“Teruslah berkiprah untuk memajukan bangsa dan negara yang kita cintai ini. Bermimpilah menjadi versi terhebat, berusahalah sekuat tenaga, dan berkompromilah dengan perubahan teknologi yang sangat cepat, dengan tetap menjaga sikap sebagai generasi yang berkarakter Pancasila,” demikian pesan Herdiat dalam amanatnya.
Pada akhir kegiatan, Bupati Ciamis secara resmi menerima para peserta sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Ciamis Angkatan 2027.
Penerimaan tersebut menjadi awal bagi para peserta untuk menjalani tahapan pembinaan sebelum memasuki proses seleksi dan pengembangan kemampuan kepaskibraan.















Respon (1)