”Setelah saya mengetahui bahwa di sini berkumpul seluruh Ketua DPRD se-Indonesia, saya anggap sangat penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” tegas Prabowo.
Bicara dari Hati ke Hati sebagai Patriot
Tak hanya memposisikan diri sebagai Kepala Negara, Prabowo melepas sekat formalitas dengan mengajak para peserta berbicara sebagai sesama anak bangsa.
Ia menyoroti perbedaan latar belakang suku, pendidikan, hingga warna partai politik sebagai kekayaan yang harus dikelola dengan semangat persatuan.
”Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya,” tutur sang Presiden disambut antusiasme peserta.
Prabowo juga melontarkan pesan menyentuh mengenai semangat kebangsaan.
Ia meyakini bahwa setiap orang yang hadir di bawah tenda besar Akmil adalah sosok yang mencintai tanah air.
”Saya datang ke sini dan menjumpai Saudara-saudara dengan satu praanggapan: bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot!” lanjutnya dengan nada tegas.
Menutup arahannya, Presiden menekankan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa kekuatan bangsa justru bertumpu pada integritas para pemimpin daerah yang benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat.














