banner 720x220

Bapperida Ciamis Susun RIPJPID, Perkuat Arah Pembangunan Berbasis Riset dan Inovasi

Foto:Istimewa
Foto:Istimewa

CIAMIS,Kondusif.com — Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat arah pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi. Salah satu langkah strategis yang ditempuh melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) adalah penyusunan dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJPID).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, S.H., M.M., Senin (26/10/2026).

Penyusunan RIPJPID menjadi bagian dari upaya membangun perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Dokumen ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan hasil riset dan inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan daerah, pada dasarnya, tidak cukup hanya bertumpu pada perencanaan dan pelaksanaan program. Dibutuhkan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi agar kebijakan yang dirumuskan mampu menjawab persoalan nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

RIPJPID Menjadi Arah Strategis Pemajuan IPTEK Daerah

Penyusunan RIPJPID memiliki landasan regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Riset dan Inovasi di Daerah.

Dalam Peraturan BRIN Nomor 5 Tahun 2023, Pasal 26 ayat (1) menjadi salah satu rujukan terkait penyusunan rencana induk dan peta jalan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah. Ketentuan tersebut mempertegas pentingnya perencanaan yang sistematis dalam membangun ekosistem riset dan inovasi daerah.

Keterkaitan riset dan inovasi dengan perumusan kebijakan pembangunan serta pelibatan pemangku kepentingan juga menjadi aspek penting untuk membangun tata kelola yang kolaboratif.

Melalui dokumen ini, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Kabupaten Ciamis diharapkan memiliki arah jangka panjang yang jelas, sekaligus memperkuat keterhubungan antara penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan teknologi, dan inovasi dengan prioritas pembangunan daerah.

Dari Hasil Riset Menuju Solusi Nyata

Salah satu tantangan dalam pengembangan riset dan inovasi adalah memastikan hasil kajian tidak berhenti pada laporan, publikasi, atau rekomendasi semata. Hasil penelitian perlu diterjemahkan menjadi solusi yang dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, penyusunan RIPJPID diarahkan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan daerah, merumuskan arah kebijakan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menetapkan strategi dan rencana aksi yang terukur.

Pendekatan ini diharapkan membuka ruang bagi pemanfaatan riset untuk mendukung peningkatan produktivitas, pengembangan potensi unggulan daerah, penguatan daya saing, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Keberhasilan pemajuan IPTEK tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen atau banyaknya kegiatan penelitian, tetapi juga dari sejauh mana hasilnya dapat diterapkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Ciamis.

Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan

Pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *