GARUT,Kondusif.com,- Markas Kepolisian Resor (Polres) Garut tak hanya menjadi pusat pengamanan, tapi kini mulai bersolek menjadi kawasan ramah lingkungan. Di bawah komando AKBP Yugi Bayu Hendarto, korps berseragam cokelat ini mulai rutin “berpesta” sampah melalui program budidaya maggot dan penghijauan pada Senin, 11 Mei 2026.
Bukan Sekadar Bersih-Bersih
Alih-alih sekadar menyapu halaman, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto bersama jajaran pejabat utama dan staf turun tangan langsung memilah limbah di area asrama dan bak sampah Mako Polres.
Mereka juga memisahkan sampah plastik dan kardus dari sampah organik guna memastikan pengelolaan limbah yang lebih sistematis.
Langkah ini juga bukan tanpa alasan. Yugi menegaskan bahwa instansinya ingin memberi contoh nyata bagaimana institusi negara mengelola jejak ekologisnya.
”Kami ingin membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Ini adalah edukasi bagi personel sekaligus contoh bagi masyarakat bahwa sampah bisa memberi manfaat jika dikelola dengan benar,” ujar Yugi di sela-sela kegiatan.
Siklus Organik: Dari Limbah ke Maggot
Salah satu sorotan utama dalam program ini juga adalah operasional kandang maggot.
Selain itu, personel Polres Garut kini rutin mengawasi pemberian pakan hingga menjaga sanitasi kandang larva lalat Black Soldier Fly (BSF) tersebut.
Langkah ini juga menjadi solusi jitu untuk menghabiskan sampah organik dari sisa konsumsi di lingkungan Polres. Melalui proses ini:
- Limbah organik tuntas diolah tanpa menimbulkan bau menyengat.
- Hasil budidaya maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak berkualitas tinggi.
- Ekosistem mikro di lingkungan kantor menjadi lebih terjaga dan higienis.
Menjaga Paru-Paru Kantor
Tak berhenti pada urusan limbah, sisi estetika dan penghijauan juga diperketat.














