CIAMIS,Kondusif.com,- Jeruji besi biasanya identik dengan ketegangan dan jarak. Namun, pemandangan berbeda tampak di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Ciamis sore itu. Alih-alih suasana kaku, aroma masakan dan tawa kecil justru menyeruak dari balik sel saat jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) memutuskan untuk duduk melantai dan berbuka puasa bersama para tahanan.
Kegiatan yang diinisiasi atas arahan Kapolres Ciamis ini bukan sekadar rutinitas bagi-bagi takjil.
Lebih dari itu, momen ini menjadi simbol kuat bahwa meski sedang menjalani proses hukum, para tahanan tetaplah manusia yang layak mendapatkan sentuhan empati.
Luruhkan Sekat dengan Kesederhanaan
Begitu azan Magrib berkumandang, suasana berubah menjadi hangat.
Para petugas kepolisian tanpa ragu membaur, duduk bersila menghadapi hidangan yang sama dengan para warga binaan.
Tidak ada batasan pangkat atau status hukum di atas hamparan karpet sederhana itu; yang ada hanyalah kebersamaan dalam menunaikan ibadah.
”Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum secara tegas, tetapi juga memiliki sisi humanis untuk merangkul mereka yang sedang tertimpa masalah,” ujar salah satu perwakilan Satreskrim di sela-sela acara.
Menanam Harapan Baru
Sepanjang acara, obrolan ringan mengalir alami.
Petugas tidak hanya menyuap makanan, tetapi juga menyisipkan pesan-pesan motivasi agar para tahanan tetap tegar menjalani proses hukum yang berlaku. Langkah ini bertujuan untuk:














