Ciamis, Kondusif.com — Kepedulian terhadap kehidupan keagamaan masyarakat kembali ditunjukkan Kepolisian Resor Ciamis. Tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, Polri juga mengambil peran dalam merawat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan umat.
Hal ini tercermin dari kehadiran Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K. pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hidayatullah di Dusun Jalatrang, Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Sabtu pagi (27/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Peletakan batu pertama bukan sekadar awal pembangunan fisik masjid, tetapi juga simbol dimulainya ikhtiar bersama dalam membangun pusat ibadah, pembinaan akhlak, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.
Kapolres Ciamis hadir langsung didampingi unsur Forkopimda dan Forkopimcam, pejabat utama Polres Ciamis, Kapolsek dan Danramil Cikoneng, Kasat Pol PP Kabupaten Ciamis, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Desa Cimari beserta perangkat desa, pengurus Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Ciamis menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung rencana pembangunan Masjid Hidayatullah. Ia menegaskan bahwa masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah ritual, tetapi juga ruang pembinaan moral, pendidikan keagamaan, dan penguatan persaudaraan umat.
“Masjid adalah pusat peradaban. Dari masjid, lahir nilai kejujuran, kedamaian, dan kepedulian sosial. Kami berharap Masjid Hidayatullah kelak menjadi tempat yang membawa ketenangan, keberkahan, dan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan warga yang telah berkontribusi. Menurutnya, pembangunan masjid merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama masjid dimanfaatkan untuk kebaikan.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun keamanan yang berlandaskan nilai spiritual. Ia meyakini, masyarakat yang kuat secara iman dan moral akan menjadi fondasi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.














