Meskipun kerusakan infrastruktur cukup parah dengan estimasi kerugian materiel mencapai Rp80 juta, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Kehadiran polisi di lokasi bukan sekadar mengecek kerusakan, tetapi juga untuk memberikan edukasi keselamatan secara langsung kepada warga sekitar.
Mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi, warga diminta menjauh dari titik longsor untuk menghindari potensi longsor susulan.
Iptu Agus mewakili Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., menitipkan pesan agar masyarakat yang tinggal di dekat tebing atau pohon besar untuk lebih waspada.
”Kami mengimbau warga segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika hujan deras melanda dengan durasi lama. Kewaspadaan adalah kunci utama keselamatan kita bersama,” pungkasnya.














