Ciamis,Kondusif.com,– Penjual Es Kelapa Ciamis,- Di sudut perempatan Mr. Iwa Kusuma, tepat di depan kantor PDAM Ciamis, seorang pria muda tampak sibuk meracik es kelapa muda. Namanya Yana, tetapi di lapangan ia lebih dikenal dengan panggilan akrab Toke (32).
Sudah bertahun-tahun ia bertahan di lokasi yang sama, menawarkan kesegaran yang hampir selalu dicari para pengendara saat panas menyengat.
Biasanya, ketika musim kemarau tiba, lapaknya seperti tak pernah berhenti didatangi pembeli.
“Kalau lagi panas mah bisa sampai 140 gelas sehari. Omzetnya bisa tembus tujuh ratus ribu, alhamdulillah,” ujarnya saat diwawancara, Selasa (17/11/2025).
Namun senyum itu tidak sebesar dulu. Sejak hujan mulai rajin turun, penghasilannya berubah drastis.
Dari ratusan gelas yang bisa menghasilkan Rp600-700 ribu, kini hanya sekitar Rp200 ribu yang bisa ia kantongi dalam sehari.
Menurutnya, suasana dingin membuat orang memilih minuman hangat daripada yang menyegarkan.
“Mungkin karena cuaca dingin ya, jadi pembeli juga menyesuaikan. Minuman dingin kayak es kelapa kurang kepake,” katanya sambil membersihkan buah kelapa yang baru datang dari pemasok.
Harga Kelapa Naik-Turun Ikut Cuaca
Toke menjual kelapa muda dengan harga Rp5.000 per gelas. Ada dua pilihan rasa: menggunakan gula merah atau gula putih, dua varian yang menurutnya punya penggemar masing-masing.














