banner 720x220
News  

Pemkot Bandung Audit Kelayakan Trotoar Demi Kota Inklusif

Pemkot Bandung Audit Kelayakan Trotoar Demi Kota Inklusif

Selain itu, komunitas penyandang disabilitas, khususnya teman-teman tuna rungu, menginginkan lebih banyak penunjuk arah berbasis visual di trotoar. “Semua masukan ini kami catat dan akan menjadi acuan dalam perbaikan ke depan,” tambahnya.

Aden, salah satu perwakilan komunitas disabilitas, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mereka dalam proses audit fasilitas umum. “Kami berharap fasilitas publik seperti terminal, stasiun kereta api, dan taman-taman lebih aksesibel. Tapak jalan dan toilet umum yang ramah disabilitas juga sangat dibutuhkan,” ujar Aden yang merupakan seorang daksa.

Senada dengan itu, Sansan dari komunitas Indonesia Ramah Lansia Jawa Barat menyampaikan harapannya agar trotoar yang nyaman menjadi prioritas pembangunan di Bandung. “Ketika Kota Bandung sudah ramah lansia, Insyaallah, kota ini akan ramah untuk semua. Mari kita rapikan trotoar agar lebih nyaman untuk berjalan dan menyeberang,” katanya.

Mewujudkan Kota yang Inklusif

Melalui audit ini, Pemkot Bandung berharap dapat menciptakan kota yang lebih inklusif dan layak huni bagi seluruh warganya, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Upaya ini sejalan dengan visi Kota Bandung sebagai kota yang mengutamakan keberlanjutan dan kesejahteraan warganya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *