Ia berharap pembahasan itu segera menghasilkan kepastian agar komunikasi politik antarpartai dapat berlanjut ke tahap berikutnya.
Koalisi 15 Partai Harus Beri Rekomendasi
Selain menunggu regulasi, Gerindra juga mempertimbangkan rekomendasi dari partai-partai yang tergabung dalam koalisi pengusung Herdiat Sunarya dan almarhum Yana D. Putra pada Pilkada Ciamis 2024.
Pipin menyebut koalisi tersebut terdiri dari 15 partai politik, yakni 10 partai parlemen dan lima partai nonparlemen.
Sebagai ketua koalisi, ia mengatakan komunikasi dan kesepakatan antarpartai menjadi bagian penting sebelum menentukan calon yang akan diusung.
“Koalisi kami ini besar, ada 15 partai. Sepuluh partai parlemen dan lima partai nonparlemen. Tentunya semua harus mendapat rekomendasi dari mereka untuk melangkah menjadi calon wakil bupati,” jelasnya.
Karena itu, Pipin meminta PAN terus menjalin komunikasi dengan partai-partai lain.
Ia menegaskan dukungan Gerindra terhadap Asep saat ini belum berarti keputusan final mengenai calon yang akan diusung.
Menurut Pipin, hubungan politik Gerindra dengan PAN juga menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun komunikasi terkait pengisian jabatan tersebut.
Ia mengingatkan, PAN sebelumnya turut berjuang bersama partai koalisi dalam memenangkan pasangan Herdiat Sunarya dan Yana D. Putra pada Pilkada Ciamis 2024.
“Gerindra sendiri sangat mendukung. Kalau sekarang PAN, kenapa tidak? Sebelumnya mereka juga sudah berjuang. Pak Herdiat kemarin mendapat suara 90 persen itu bukan sendiri, tetapi bersama almarhum Pak Yana D. Putra,” katanya.
Gerindra Belum Menentukan Pilihan
Pipin kembali menegaskan Gerindra belum menentukan siapa yang akan mendapat dukungan final dalam proses pengisian kursi Wakil Bupati Ciamis.
Ia menilai kedatangan sejumlah tokoh ke kantor partainya masih sebatas komunikasi awal dan silaturahmi politik.
Menurut dia, keputusan partai juga tidak bisa ditentukan hanya oleh ketua DPC.
Pengurus partai dan anggota fraksi perlu dilibatkan dalam pembahasan tersebut.
Pipin menyebut kunjungan PAN kali ini melibatkan jajaran pengurus partai.
Sementara itu, komunikasi dengan tokoh lain sebelumnya berlangsung dalam bentuk yang berbeda.
Karena itu, ia belum menempatkan salah satu bakal calon sebagai pilihan utama.
“Ini bukan masalah condong atau tidak condong. Saya sangat mendukung, tetapi ini kan baru bakal calon,” ujarnya.
Dengan demikian, proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis masih bergantung pada kepastian regulasi dan komunikasi di antara partai-partai koalisi.
Gerindra menyatakan terbuka terhadap calon yang akan diusulkan, tetapi keputusan akhirnya tetap menunggu pembahasan bersama para pengurus dan partai koalisi.















Respon (1)