Adapun deretan kategori yang menjadi medan tempur kreativitas siswa ini meliputi menyanyi solo, gambar bercerita, kriya, pantomim, seni tari, menulis cerita, hingga mendongeng.
Guna memastikan kompetisi berjalan maksimal, panitia sengaja membagi lokasi lomba ke beberapa titik strategis.
“Kami menyebar pelaksanaan di SDN 1, 2, 3, dan 5 Manonjaya. Namun, khusus untuk menyanyi solo, kami memusatkan kemeriahannya di Gedung Pramuka,” imbuhnya.
Membidik Target Lebih Tinggi: Menembus Provinsi
Tak hanya sekadar berpartisipasi, panitia tahun ini secara terang-terangan memasang target yang lebih ambisius.
Mereka berambisi mematahkan rekor prestasi tahun lalu yang berhasil membawa pulang sederet trofi di tingkat kabupaten.
Sekadar pengingat, pada edisi sebelumnya, delegasi Manonjaya sukses mengamankan posisi Juara 2 Mendongeng, Juara 3 Menulis Cerita, serta meraih Juara Harapan di kategori Seni Tari. Kini, Zenzen dan timnya ingin melangkah lebih jauh.
”Selain fokus pada tumbuh kembang karakter siswa, kami sangat berharap tahun ini ada perwakilan yang mampu menembus tingkat provinsi,” ungkap Zenzen optimistis.
Menutup rangkaian acara, Zenzen mengapresiasi kerja keras semua pihak yang membuat suasana lomba tetap kondusif dan tertib.
Ia pun secara khusus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh yang mengalir untuk menyukseskan gelaran ini.














