banner 720x220
News  

Jatinangor Menuju Kota Pengetahuan Digital, Kolaborasi Pemprov Jawa Barat dan ITB untuk Transformasi Digital Berkelanjutan

"Jatinangor Menuju Kota Pengetahuan Digital: Kolaborasi Pemprov Jawa Barat dan ITB untuk Transformasi Digital Berkelanjutan"

BANDUNG, Kondusif.com Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat tengah menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan kawasan Jatinangor sebagai “City of Digital Knowledge” atau Kota Pengetahuan Digital. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Pemda Jawa Barat dalam memimpin transformasi digital di Indonesia, sebagaimana diatur dalam peraturan gubernur yang bertujuan mempercepat digitalisasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Herman dalam kunjungan lapangan ke Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) pada Jumat, 24 Januari 2025, yang berlangsung di Kampus ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjadikan Jatinangor sebagai proyek percontohan kawasan berkelanjutan berbasis transformasi digital, yang implementasinya dimulai dari tingkat desa.

“Kami harus berada di garis terdepan dalam transformasi digital untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman.

Jatinangor sebagai Kawasan Pendidikan Berkelanjutan

Transformasi digital di Jatinangor bertujuan menjadikan kawasan ini bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai kota berkelanjutan dengan teknologi digital sebagai motor penggeraknya. Herman menekankan bahwa langkah ini harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin Jatinangor dikenal sebagai kota pendidikan yang berkelanjutan, di mana teknologi digital dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat,” katanya.

Sebagai salah satu langkah strategis, Pemda Jawa Barat dan ITB merencanakan pembangunan HUB digital di Jatinangor. Pusat ini akan menjadi wadah informasi dan kolaborasi untuk mengoptimalkan penerapan digitalisasi hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

“Kita telah sepakat membangun HUB di Jatinangor sebagai pusat berbagi informasi. Semua desa dan kecamatan harus dioptimalkan digitalisasinya agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambah Herman.

Kolaborasi Pentaheliks

Herman juga menegaskan pentingnya kolaborasi pentaheliks yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media dalam pembangunan daerah. Pendekatan ini diyakini dapat memastikan program transformasi digital memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *