“Menjadi wartawan itu tidak mudah. Semua harus melalui proses konfirmasi dan verifikasi. Wartawan bukan kebal hukum, jadi jangan takut pada wartawan yang menakut-nakuti. Kalau ada oknum yang menyimpang atau melakukan pemerasan, silakan laporkan ke Dewan Pers,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi.
Sementara itu, perwakilan dari BNNK Ciamis juga memaparkan bahaya penyalahgunaan NAPZA yang kian mengancam generasi muda.
Edukasi tersebut juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah peredaran narkotika di tingkat desa.
Kepala Desa Panjalu, H. Yuyus menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap masyarakat bisa mengambil pelajaran penting dari setiap materi yang disampaikan.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami ingin masyarakat Panjalu semakin sadar hukum, bijak menggunakan media sosial, dan aktif dalam pencegahan narkoba,” ujarnya.
Acara berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diharapkan semakin memahami hak dan kewajiban hukum, sekaligus mampu menjadi pengguna media yang cerdas dan bertanggung jawab.














