1. Stres berkepanjangan – Tekanan kerja, sekolah, atau masalah keluarga.
2. Perubahan hormon – Contohnya menjelang menstruasi atau menopause.
3. Gangguan mood ringan – Kadang sulit dikenali.
4. Kondisi neurologis tertentu – Memengaruhi kontrol emosi.
Hypophrenia juga bisa bikin kita sulit mengekspresikan kebahagiaan, gampang sedih, dan membuat tubuh terasa lelah.
Cara Menghadapinya
Konsultasi profesional: Psikolog atau psikiater bisa membantu memahami penyebab dan cara coping.
Manajemen stres: Meditasi, olahraga ringan, atau melakukan hobi.
Dukungan sosial: Bicara dengan teman atau keluarga agar nggak merasa sendirian.
Perawatan medis: Jika gejala parah, dokter bisa merekomendasikan terapi atau obat-obatan.
Hypophrenia memang terdengar asing, tapi bisa dialami siapa saja. Kuncinya adalah memahami kondisi ini, memberi diri sendiri waktu, dan mencari dukungan.
Jangan ragu untuk bicara dengan orang terdekat atau profesional supaya emosi bisa lebih stabil dan hidup terasa lebih ringan.














