Menurutnya, keberadaan VAR merupakan bagian dari pertandingan dan seluruh keputusan akhir berada di tangan wasit.
“Wasit sudah berusaha baik. Saya yakin ada VAR juga untuk membantu. Itu hak wasit,” ujarnya.
Pelatih berusia 67 tahun itu mengaku langsung meminta para pemain melupakan kontroversi tersebut dan tetap menyelesaikan pertandingan dengan maksimal hingga peluit panjang berbunyi.
“Saya terus memberikan motivasi kepada pemain. Apa pun insidennya, pertandingan harus diselesaikan 90 menit di lapangan,” tutur Heri.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Heri memastikan PSGC akan segera mengevaluasi performa tim.
Sebagai bekal menghadapi laga berikutnya di Pegadaian Championship 2026/2027.














