”Walaupun dari segi anggaran kita terbatas, kita memiliki kekuatan besar yang tidak terukur, yaitu gotong royong masyarakat,” ungkapnya.
Nakes Jadi Garda Terdepan
Herdiat juga memberikan wejangan khusus kepada para tenaga kesehatan (nakes). Ia menekankan bahwa status ODF hanyalah pintu masuk.
Tugas sesungguhnya adalah menjaga konsistensi masyarakat dalam menjaga kebersihan hati dan lingkungan secara tulus tanpa mengejar piagam semata.
”Kita ini pelayan masyarakat. Fokus pelayanan terbaik. Penghargaan itu hanyalah bonus, yang terpenting adalah dampaknya bagi masyarakat,” imbuh Herdiat.
Komitmen Sejahterakan Nakes
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para nakes yang menjadi ujung tombak kesehatan lingkungan, Bupati menjamin posisi tenaga PPPK akan terus diperjuangkan.
Ia memastikan sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas meski anggaran sedang “cekak”.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ciamis, Rizali Sofiyan, melaporkan bahwa deklarasi ini melibatkan seluruh elemen, mulai dari camat, organisasi profesi, hingga purnabakti.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan siraman rohani dari KH Asep Muhsin Madani untuk menyelaraskan pengabdian tenaga medis dengan nilai keikhlasan.
”Kita ingin sinergi ini terus kuat. ODF adalah komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan Ciamis yang benar-benar sehat secara berkelanjutan,” pungkas Rizali.














