Namun, ia juga memberikan catatan penting bagi pemerintah daerah.
”Alhamdulillah, Kampung Sukamulya dipercaya lagi oleh kabupaten. Kami tentu bangga ditunjuk kembali mewakili Tasikmalaya dalam lomba pemanfaatan pekarangan ini,” kata Idah.
Tak Ingin Sekadar Seremonial
Meski bangga, Idah menekankan bahwa keberhasilan program tidak boleh berhenti saat perlombaan usai.
Ia menuntut adanya pendampingan yang berkelanjutan agar semangat warga tidak luntur.
”Saya minta kepada pemerintah kabupaten, jangan hanya muncul saat ada lomba saja. Ke depannya harus terus diurus dan berkelanjutan, supaya program ini tidak putus di tengah jalan,” tegas Idah.
Senada dengan Idah, Jajang Jasmara berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
”Harapan kami tentu saja program pemerintah ini benar-benar membawa dampak nyata yang berkelanjutan bagi desa, bukan sekadar kompetisi sesaat,” pungkas Jajang.














