banner 720x220
Opini  

Berita Kecil dan Luka Tak Terlihat di Balik Profesi Jurnalis

Bukan headline yang membuat jurnalis mulia, melainkan ketekunannya mencatat dunia yang seringkali sunyi dan tak terlihat.

Menulis berita kecil butuh keberanian. Bukan karena temanya rumit, tetapi karena penulisnya siap dicibir oleh rekan-rekannya sendiri.

Mari Belajar Menghargai Karya Kecil

Jurnalis tak selalu harus heroik. Kadang, ia hanya perlu hadir. Merekam. Mendengarkan. Dan menuliskan dengan jujur.

Kita boleh mengkritik, tentu. Tapi marilah kita mulai menahan lidah dari nyinyir yang melemahkan.

Sebab saat kita meremehkan berita orang lain, mungkin kita sedang mengkhianati profesi ini dari dalam.

Kita tidak tahu, seberapa besar kekuatan dari berita yang tampak kecil. Barangkali satu berita tentang kegiatan warga bisa menyelamatkan semangat kolektif.

Atau sekadar membuat satu komunitas merasa dihargai dan didengar.

Dan bukankah itu, sebenarnya, tujuan dari jurnalisme?

Catatan: Opini ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi.

 

Oleh: Asep Wahyudin

Jurnalis lepas, penulis isu sosial, budaya, dan olahraga

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *