Herdiat juga menyinggung peran masyarakat dalam mendukung jalannya pemerintahan.
Menurut dia, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap upaya pembangunan.
“Sebesar apa pun partai pasti membutuhkan rakyat. Tanpa dukungan, tanpa doa dari masyarakat dan rakyat, tidak apa-apa kita,” ujarnya.
Gerindra Diminta Rawat Kedekatan dengan Masyarakat
Herdiat juga menilai Gerindra Ciamis selama ini telah aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Dia meminta hubungan tersebut terus dirawat, terutama dengan memperkuat pembinaan dan keterlibatan kader di lapangan.
“Partai Gerindra di Ciamis sudah cukup eksis dalam berbagai kegiatan. Selalu ada, selalu hadir. Kedekatan dengan masyarakat di Ciamis cukup baik, tinggal terus merawat, membina,” kata dia.
Menurut Herdiat, kondisi fiskal daerah membuat pemerintah perlu mencari pola kerja bersama dengan berbagai unsur masyarakat.
Dengan keterbatasan APBD, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Karena itu, dia mengajak Gerindra dan unsur masyarakat lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam memajukan Ciamis.
Ajakan tersebut disampaikan Herdiat dalam momentum peresmian sekretariat baru Gerindra Ciamis.
Gedung tersebut sebelumnya juga disebut Ketua DPD Gerindra Jawa Barat H. Amir Mahfud sebagai rumah yang diharapkan terbuka bagi masyarakat.
Dengan kondisi APBD yang disebut Herdiat mengalami penurunan sekitar Rp800 miliar dibandingkan 2019, pemerintah daerah menghadapi ruang fiskal yang lebih terbatas.
Herdiat kemudian mendorong kerja bersama agar pembangunan Ciamis tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.














