banner 720x220
News  

Ang Icep di Pesantren Ramadan Ciamis: Jurnalis Harus Punya “Darah” Filantropis, Bukan Mental Pengecut

​Anti-Suap: Jurnalis tidak boleh bisa “dibeli” dengan apa pun. Bermitra dengan pemerintah bukan berarti menggadaikan idealisme.

​Mentalitas: Jangan sombong saat memegang pena, namun jangan pula menjadi pengecut.

​Tangan di Atas: Mengadopsi semangat Abdurrahman bin Auf yang dermawan, jurnalis harus bermental pemberi informasi yang bermanfaat, bukan peminta-minta.

​Untuk memperkuat argumennya secara agamis, Ang Icep mengutip Hadis Riwayat Muslim yang sangat menyentuh dunia jurnalisme.

“Cukuplah seseorang dikatakan pendusta jika ia menceritakan semua yang ia dengar.” Kutipan ini menjadi pengingat keras agar jurnalis selalu melakukan verifikasi dan tidak menelan informasi mentah-mentah.

​Beliau juga mengutip QS. Al-Maidah ayat 2 untuk mengajak jurnalis tolong-menolong dalam kebaikan, serta QS. Al-Hasyr ayat 9 mengenai sikap kaum Anshar yang mengutamakan orang lain (Muhajirin) meskipun mereka sendiri dalam kesempitan.

​Kejutan Buku Baru di Pesantren Ramadan Ciamis

​Suasana semakin hangat saat memasuki sesi kuis. Lima jurnalis yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah istimewa berupa buku terbaru karya Ang Icep.

Menariknya, buku tersebut bahkan belum diluncurkan secara resmi ke publik, sehingga menjadi koleksi eksklusif bagi para peserta pesantren.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *