Namun, konsekuensinya adalah kepadatan arus lalu lintas.
Menyikapi hal itu, Polres Garut juga bergerak cepat menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik sepanjang jalur kirab.
”Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan dan ketertiban adalah prioritas bersama,” tambahnya.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah hiruk-pikuk karnaval bukan sekadar menjaga keamanan fisik.
Lebih dari itu, hal ini juga merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap pelestarian budaya lokal.
Sejauh ini, pantauan di lapangan menunjukkan kegiatan berlangsung meriah tanpa kendala berarti.
Masyarakat tampak tertib menikmati penampilan kuda-kuda dan parade adat, sementara petugas sigap mengatur arus kendaraan di persimpangan jalan.














