banner 720x220
News  

Pipit Rismanto Ungkap Makna JAWARA yang Diusung Polda Jabar

CIAMIS,Kondusif.com,- Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Pipit Rismanto menjelaskan alasan dirinya mengusung istilah JAWARA, yang merupakan singkatan dari Jaga dan Rawat Jawa Barat.

Ia menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan pendekatan kepolisian dalam menghadapi beragam persoalan di Jawa Barat.

Pipit menyampaikan penjelasan itu saat mengunjungi Mapolres Ciamis, Kamis, 17 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, ia berdiskusi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur legislatif mengenai sejumlah persoalan di wilayah Ciamis.

Menurut Pipit, Jawa Barat memiliki persoalan yang kompleks.

Karena itu, kepolisian perlu menyesuaikan cara kerja dengan perkembangan situasi di masyarakat.

“Jawa RA ini adalah Jaga dan Rawat Jawa Barat,” kata Pipit saat diwawancarai di Mapolres Ciamis.

Ia mengatakan Jawa Barat memiliki jumlah penduduk yang besar dengan karakteristik masyarakat dan persoalan yang beragam.

Kondisi tersebut membuat kepolisian harus menghadapi berbagai isu secara bersamaan.

Pipit menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, mulai dari ideologi, politik, sosial-ekonomi, sosial-budaya hingga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan kompleksitas permasalahan yang ada di Jawa Barat, Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki jumlah penduduk terbesar di antara provinsi-provinsi lain,” ujar dia.

JAWARA dan Cara Polisi Merespons Persoalan

Pipit tidak menempatkan JAWARA hanya sebagai sebuah istilah.

Ia mengaitkannya dengan cara jajaran Polda Jawa Barat menjalankan tugas di tengah perubahan situasi.

Karena itu, ia menetapkan empat prinsip kerja bagi jajarannya.

Polisi diminta bekerja secara adaptif, responsif, kolaboratif dan mampu memberikan solusi nyata.

Pipit mengatakan anggota kepolisian perlu menyesuaikan diri dengan persoalan yang berkembang.

Ketika masyarakat menghadapi masalah, polisi juga diminta memberikan respons sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia mencontohkan persoalan kekeringan yang kini dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Menurut Pipit, masyarakat yang membutuhkan air dapat menghubungi kepolisian.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *