CIAMIS,Kondusif.com,- Kabupaten Ciamis mencatat 94 kejadian kebakaran sepanjang periode Januari hingga 22 Juli 2026. Data Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis menunjukkan, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran, sementara rumah tinggal menjadi objek yang paling banyak terdampak.
Data rekapitulasi tersebut diterima pada Kamis (23/7/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ciamis, Raden Ega Anggara Al Kautsar, mengatakan tren kebakaran di wilayahnya masih didominasi korsleting listrik.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik yang sudah tua maupun penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan.
“Mayoritas kejadian dipicu korsleting listrik. Kondisi ini menjadi pengingat agar masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, serta selalu memastikan sumber api dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah,” ujar Ega, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan data tersebut, dari total 94 kejadian, 28 kasus dipicu korsleting listrik.
Penyebab terbesar berikutnya berasal dari tungku api sebanyak 20 kasus, disusul pembakaran sampah, ilalang, dan lahan sebanyak 14 kasus.
Sementara itu, 12 kejadian lainnya masih dalam kategori penyebab yang belum diketahui atau faktor lain.
Selain itu, kebocoran tabung gas LPG turut menyumbang 7 kasus, kemudian bensin 3 kasus, kompor gas dan puntung rokok masing-masing 2 kasus.
Adapun penyebab lain seperti sambaran petir, lilin, korek api, blower, pengovenan kandang, hingga dugaan sengaja dibakar oleh ODGJ masing-masing tercatat 1 kasus.
Rumah Jadi Objek Terbanyak
Dari sisi objek yang terbakar, rumah tinggal menjadi yang paling banyak terdampak dengan 42 kejadian.
Angka tersebut menunjukkan hampir separuh insiden kebakaran selama tujuh bulan pertama tahun ini terjadi di kawasan permukiman.
Setelah rumah, kebakaran juga banyak terjadi di lahan sebanyak 10 kejadian, kemudian titik sambung konektor, kabel, jalur, dan gardu listrik sebanyak 8 kejadian.
Sementara kandang ayam mengalami 5 kejadian, disusul tabung gas LPG dan kendaraan roda dua masing-masing 4 kejadian.
Objek lain yang turut mengalami kebakaran antara lain pabrik, tempat pembuangan sampah, kendaraan roda empat, gudang atau gubuk, kafe atau warung makan, tempat penetasan unggas, pesantren atau sekolah, hingga musala dan kontrakan.
Kecamatan Ciamis Terbanyak Kasus Kebakaran
Jika dilihat berdasarkan wilayah, Kecamatan Ciamis menjadi daerah dengan angka kejadian tertinggi, yakni 18 kasus.














