banner 720x220
News  

KPK Serahkan Apartemen Mewah Rp 3,5 Miliar Hasil Korupsi ke Lemhannas

Sumber foto: KPK RI
Sumber foto: KPK RI

Jakarta,Kondusif.com,- Aset rampasan korupsi kini resmi berpindah tangan untuk mendukung penguatan nilai kebangsaan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan dua unit apartemen mewah di Jakarta Selatan senilai total Rp 3,52 miliar kepada Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi asset recovery untuk memastikan harta hasil korupsi tidak menganggur dan kembali bermanfaat bagi negara.

​Penyerahan aset tersebut berlangsung di Gedung Asta Gatra Lemhannas, Jakarta, pada Senin (20/4).

Melalui mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) dan hibah, KPK juga memastikan aset-aset ini dikelola secara transparan ketimbang hanya menjadi beban pemeliharaan di gudang sitaan.

​Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menegaskan bahwa lembaga antirasuah kini tak hanya fokus memenjarakan koruptor.

Menurutnya, mengejar keuntungan ekonomi yang dinikmati para pelaku korupsi jauh lebih krusial untuk memberikan efek jera yang maksimal.

​”Barang rampasan hasil penegakan hukum ini harus kita optimalkan untuk kepentingan negara. Lewat mekanisme yang transparan, kita perkuat akuntabilitas pengelolaan barang milik negara,” ujar Fitroh dengan tegas.

​Dua Apartemen di Kawasan Elite

​Aset yang diserahkan KPK juga bukan main-main.

Kedua unit properti ini berada di lokasi strategis Jakarta Selatan dan berasal dari perkara korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Secara rinci, aset tersebut meliputi:

​Unit Apartemen di Jalan Pintu Satu Senayan: Memiliki luas 150 m^2 dengan taksiran nilai mencapai Rp 2,10 miliar.

​Unit Apartemen di FX Residence: Memiliki luas 92 m^2 dengan nilai sekitar Rp 1,42 miliar.

​Kedua properti ini juga merupakan hasil rampasan dari kasus korupsi yang menjerat eks Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *