NEW YORK,Kondusif.com,- Indonesia Protes DK PBB, Pemerintah Indonesia melayangkan protes keras di jantung markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Melalui Perwakilan Tetap RI, Duta Besar Umar Hadi, Indonesia mendesak PBB segera menggelar investigasi menyeluruh dan transparan atas serangan brutal yang menghantam pasukan pemelihara perdamaian (peacekeepers) Indonesia di bawah bendera UNIFIL.
Pernyataan bernada tinggi itu menggema dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB di New York, Selasa, 31 Maret 2026.
Dengan sorot mata tajam, Umar Hadi menegaskan bahwa Indonesia tidak akan menerima dalih apa pun atas jatuhnya korban jiwa dari pihak TNI.
“Biar saya perjelas, kami menuntut penyelidikan langsung oleh PBB, bukan sekadar rentetan alasan dari Israel,” tegas Umar Hadi di hadapan para delegasi dunia.
Mengutuk Serangan Mematikan
Sidang darurat ini bukan sekadar rutinitas birokrasi.
Indonesia bersama Prancis berdiri di garis depan mendesak pertemuan tersebut sebagai respons atas serangan beruntun pada 29 dan 30 Maret lalu.
Insiden berdarah itu merenggut nyawa tiga prajurit terbaik Indonesia dan melukai lima personel lainnya.
Umar Hadi memaparkan bahwa eskalasi di Lebanon bukanlah kecelakaan tak sengaja.














