banner 720x220
News  

Dandim 0613 Soroti Kelayakan Dapur MBG Usai Puluhan Siswa SMPN 4 Pamarican Keracunan

Dandim 0613 Soroti Kelayakan Dapur MBG Usai Puluhan Siswa SMPN 4 Pamarican Keracunan

Dandim 0613 Ciamis Sebut BGN akan Mengakreditasi Dapur MBG
Dandim 0613 Ciamis Sebut BGN akan Mengakreditasi Dapur MBG

Ciamis, Kondusif Dandim 0613 Ciamis, Letkol. Inf Afiid Cahyono, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap dapur penyedia makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, banyak dapur sudah beroperasi tanpa standar kelayakan yang jelas.

“Cepat mungkin ada akreditasi, karena sampai sekarang banyak dapur yang sudah terbuka, membantu memang, tetapi kelayakannya belum. Kelayakannya perlu dievaluasi,” ujarnya. Selasa, (30/09/2025).

Afiid, menyebut BGN akan segera menentukan siapa pihak yang berwenang untuk mengakreditasi dan memvalidasi dapur.

“BGN, akan menentukan siapa yang akan mengakreditasi” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SMPN 4 Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Senin (29/9/2025).

Aktivitas belajar di sekolah mendadak berubah mencekam ketika siswa kelas 7 dan 8 terkapar akibat gejala mual, pusing, hingga sesak napas setelah menyantap paket MBG.

Ambulans bolak-balik menjemput korban, sementara tim medis berjibaku memberikan oksigen dan pertolongan darurat di halaman sekolah.

Gejala Serius dan Penanganan Cepat

Sebagian besar siswa tak mampu berdiri.

Tim medis membawa korban dengan kondisi ringan ke Puskesmas Pamarican, sementara mereka yang lebih parah langsung dirujuk ke RSUD Banjar.

Kepala sekolah, Titi Hartini, menyebut jumlah korban terus bertambah sepanjang hari.

“Betul ada. Terus bertambah, ada yang dirujuk ke Puskesmas Pamarican sebanyak 9 orang. Bahkan ada yang harus dirujuk ke RS Banjar untuk penanganan serius,” katanya.

Ia menugaskan guru dan tenaga kesehatan mengawasi siswa yang masih beristirahat di kelas. “Mudah-mudahan tidak bertambah lagi. Tadi ada sekitar 40 siswa yang istirahat di sekolah. Petugas puskesmas juga sudah datang dan memeriksa langsung,” tambahnya.

Ayam Berbau Jadi Sumber Kecurigaan

Kecurigaan segera mengarah ke lauk ayam dalam paket MBG.

Abdul Aziz, guru SMPN 4 Pamarican, mengungkapkan beberapa siswa mencium bau tidak sedap pada daging ayam tersebut.

“Sebagian siswa bilang daging ayamnya bau, jadi ada yang tidak memakannya dan langsung membuangnya. Ada juga yang hanya menyantap sayurnya saja,” ujarnya.

Dari 400 paket makanan yang sekolah terima, 129 paket belum terbagi.

Paket tersebut kini menjadi barang bukti penting untuk penyelidikan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *