Ia membuka kesempatan bagi keluarga dari 22 warga Garut yang terdampak musibah untuk mendapatkan akses pekerjaan di lingkungan Polres Garut.
Niko mengatakan keluarga korban dapat datang langsung ke Polres Garut untuk membicarakan peluang pekerjaan yang tersedia.
“Silakan datang ke Polres, karena banyak pekerjaan di Polres yang sedang menunggu. Mau jadi apa, nanti kami carikan. Intinya mereka harus semangat supaya tidak down,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika sebagian keluarga masih menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya yang belum ditemukan.
Sementara itu, Polres Garut memastikan pendampingan terhadap keluarga korban terus dilakukan bersama jajaran Kapolsek, Forkopimcam dan unsur terkait.
Untuk korban yang belum ditemukan, kepolisian terus berkoordinasi terkait perkembangan pencarian.
Sedangkan bagi korban yang telah ditemukan, Polres Garut menyiapkan pengawalan proses pemulangan hingga korban diserahkan kepada keluarga.
“Kami akan koordinasikan dengan Pak Bupati. Yang pasti, pihak kepolisian siap 100 persen untuk mengawal kedatangan korban dari manapun sampai kepada pihak keluarga,” kata Niko.
Ia juga menyampaikan doa bagi korban yang meninggal dunia serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Bagi keluarga korban, proses tersebut belum berakhir.
Sebagian masih menunggu kabar tentang anggota keluarga mereka yang belum ditemukan, sementara kepolisian menyatakan akan tetap mendampingi mereka selama penanganan musibah berlangsung.














