Menurutnya, pemeriksaan tidak semata-mata dilakukan untuk menemukan kendaraan yang belum memenuhi kewajiban administrasi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami pentingnya tertib administrasi kendaraan.
Kepolisian bersama instansi terkait, kata dia, akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan dan informasi mengenai kewajiban pajak kendaraan bermotor.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat bahwa tertib administrasi kendaraan merupakan bagian dari kepatuhan dalam berlalu lintas.
Sinergi untuk Meningkatkan Kesadaran

Kehadiran sejumlah instansi dalam kegiatan pemeriksaan memperlihatkan bahwa persoalan kepatuhan pajak kendaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga.
Kolaborasi antara kepolisian, unsur militer, Samsat, Jasa Raharja hingga perbankan membuka ruang pelayanan yang lebih terintegrasi kepada masyarakat.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan pun menyambut baik pemeriksaan tersebut. Selain memberikan pemahaman mengenai kewajiban administrasi, kegiatan itu dinilai membantu pemilik kendaraan memperoleh informasi secara langsung mengenai pembayaran pajak.
Bagi masyarakat, pemeriksaan di lapangan juga menjadi pengingat untuk memastikan dokumen dan kewajiban kendaraan tetap terpenuhi sebelum digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan pendekatan pemeriksaan yang disertai edukasi dan pelayanan, upaya menekan KTMDU diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi kesadaran masyarakat untuk secara rutin memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Selama kegiatan berlangsung, pemeriksaan berjalan aman, tertib dan kondusif.***
Reporter: Hasna Ismie Lutfiyah














