Selain itu, bantuan lebih cepat sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.
“Kami menyalurkan bantuan ini ke desa karena di desa kami melihat kebutuhan masyarakat lebih besar dan lebih tepat sasaran,” tutur Yulian Nisa.
Lebih lanjut, Yulian memaparkan bahwa selain kegiatan berbagi sembako, Yayasan juga aktif dalam bidang pendidikan dan sosial.
Di antaranya adalah program bimbingan belajar (bimbel) gratis untuk anak-anak SD kelas 1 hingga 6 yang diadakan setiap Senin hingga Sabtu.
Tidak hanya itu, yayasan ini juga mengembangkan program pendidikan karakter untuk anak-anak serta bimbingan sosial untuk lansia, seperti kegiatan senam dan layanan pengobatan gratis.
“Kami tidak hanya fokus pada bantuan materi, tetapi juga pada pembangunan karakter anak-anak dan kesehatan lansia. Ini sudah kami jalankan sejak lama dan akan terus kami tingkatkan,” tambahnya.
Dengan berbagai program yang telah dijalankan sejak lebih dari satu dekade, Yayasan Kesuma Galuh Kamulyaan berharap dapat memberikan manfaat.
“Kami berharap ada manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah pedesaan,” pungkasnya.














